Recent Post

backlink generator software
Tampilkan postingan dengan label politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label politik. Tampilkan semua postingan

Kenapa memberantas Korupsi di Indonesia itu sulit?

Rabu, 26 Januari 2011
Indonesia  gencar memberantas korupsi. Namun, itu bukan hal mudah.
Pakar hukum pidana Universitas Gajah Mada Edi O.S Hiariej, mengungkapkan alasan mengapa korupsi di Indonesia masih sulit diberantas.
"Korupsi sudah terjadi saat undang-undang itu dibentuk," kata dia, dalam acara Workshop RUU Tindak Pidana Pencucian Uang, di Bogor Jawa Barat, Jumat 30 Juli 2010.
Edi menambahkan, korupsi terjadi bukan pada pelaksanaan undang-undang. "Bagaimana mau diberantas kalau diawali dengan korupsi?" tambahnya.stop korupsi dan suap di indonesia
Seharusnya Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) -- sebagai bagian dari pemberantas korupsi -- tidak hanya diberi kekuasaan untuk penyelidikan.
"Tetapi penyidikan, sebab penyelidikan itu step-nya ada di bawah penyidikan," ujarnya.
Penyidikan tersebut, kata dia, bisa berkoordinasi dengan penyidik tindak pidana asal. "Kekuasaan penyidikan itu terbatas, dan itu harus ada dan wajib ada," jelasnya.
Sulit untuk memberantas korupsi di Indonesia juga pernah disampaikan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bibit Samad Riyanto.
"Kalau semua koruptor, diberantas tidak bisa," kata Bibit dalam diskusi komunitas blogger di Jalan Langsat, Jakarta, Selasa 29 Juni 2010. STOP KORUPSI DAN SUAP DI INDONESIA
di kutip : http://korupsi.vivanews.com/news/read/168063-mengapa-sulit-berantas-korupsi-di-indonesia-
Read Full 1 komentar

Stagnan: Pemberantasan Korupsi di Indonesia

Pemberantasan korupsi di Indonesia jalan di tempat. Ini adalah sebuah interpretasi yang dapat diambil dari skor Indonesia dalam Corruption Perception Index (CPI) yang hari ini diluncurkan oleh Transparency Intenational di hampir 100 chapter-nya di seluruh dunia. Dalam instrumen pengukuran korupsi global ini, Indonesia mendapatkan skor 2,8, tidak berubah dari skornya pada tahun 2009.
CPI adalah instrumen pengukuran korupsi global yang dikembangkan oleh Transparency International sejak tahun 1996. Berbeda dari anggapan banyak orang, CPI tidak dihasilkan dari survei yang dilakukan oleh TI sendiri. Kenyataannya, CPI merupakan indeks gabungan (composite index) dari beberapa indeks yang dihasilkan oleh lembaga-lembaga internasional seperti Asian Development Bank, World Bank, Political Economic Risk Consultancy, dan lainnya (lihat lampiran untuk lengkapnya). Lembaga-lembaga ini setiap tahunnya memberikan hasil survei mereka kepada TI, untuk diolah dan digabungkan untuk menghasilkan CPI. Tahun ini CPI dihasilkan dari penggabungan dari 13 sumber.  CPI memiliki rentang 0 sampai 10, di mana 0 berarti dipersepsikan sangat korup, sementara 10 dipersepsikan sangat bersih. dan seperti kalimat Stop Korupsi dan suap di indonesia
Untuk Indonesia sendiri skor dihasilkan dari 9 sumber, yaitu:
1.  Bertelsmann Transformation Index 2009 dari Bertelsmann Foundation
2.  Country Risk Service and Country Forecast 2010 dari Economic Intelligence Unit
3.  Global Risk Service 2010 dari HIS Global Risk Insight
4.  World Competitiveness Report 2009 dan 2010 dari Institute for Management Development
5.  Asian Intelligence 2009 dan 2010 dari Political and Economic Risk Consultancy
6.  Global Competitiveness Report 2009 dan 2010 dari World Economic Forum
Transparency International-Indonesia melihat skor Indonesia dalam CPI yang tidak bergerak dari tahun lalu sebagai hal yang tidak mengherankan. Satu tahun terakhir ini pemberantasan korupsi di Indonesia tidak menunjukkan perkembangan berarti, bahkan beberapa indikasi menunjukkan kemunduran. Pelemahan KPK secara sistematis menyebabkan efektivitas kerja penanganan kasus-kasus korupsi besar seperti cek perjalanan untuk anggota DPR, Bank Century, pembangkangan pajak perusahaan Grup Bakrie, menjadi lambat. Dalam hal reformasi birokrasi, inisiatif-inisiatif untuk mempercepat proses perijinan usaha yang dicanangkan oleh pemerintah akhir tahun lalu seperti berjalan di tempat.
Dalam hal penegakan hukum untuk kasus-kasus korupsi, Indonesia Corruption Watch (ICW) mencatat bahwa tahun ini kinerja institusi peradilan melemah. Indikatornya adalah menurunnya jumlah kasus korupsi yang diusut pada semester I tahun ini dibanding tahun lalu, dan kinerja pengadilan yang buruk dalam penuntutan kasus-kasus korupsi. Lembaga legislatif juga tidak menunjukkan usaha maksimal dalam membuat undang-undang yang mendukung usaha pemberantasan korupsi. Bahkan sebaliknya, anggota parlemen justru menunjukkan bahwa mereka tidak sensitif dengan rencana pembangunan gedung baru DPR dan perjalanan-perjalanan ke luar negeri yang tidak jelas hasilnya.
Pemerintah tahun ini bahkan mengusik rasa keadilan masyarakat dengan memberikan remisi pada beberapa terpidana korupsi kelas kakap.Dalam bidang legislasi, kinerja pemerintah selama setahun ini juga sama sekali tidak mendukung agenda pemberantasan korupsi. DPR baru saja meloloskan Undang-undang anti pencucian uang yang mengundang banyak kritik dari aktivis anti korupsi karena sangat lemah dalam aspek penanganan kasus korupsi. Sementara itu, Peraturan Presiden No. 54/2010 tentang Pengadaan Barang dan Jasa yang maksudnya merevisi Perpres 80/20003 yang mengatur hal sama, justru mengandung banyak kelemahan dan membuka peluang korupsi di sektor ini.
Melihat catatan pemberantasan korupsi yang tidak terlalu menggembirakan selama setahun ini, maka wajarlah bila skor Indonesia dalam CPI tidak berubah dari tahun lalu. Bahkan sebaliknya, pemerintah Indonesia seharusnya bersyukur, sudah untung tidak turun. Namun sebaiknya hal ini bisa digunakan pemerintah untuk melakukan refleksi terhadap kinerja pemberantasan korupsi di republik ini. Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah 2009-2014, pemerintah mentargetkan skor 5 dalam CPI pada tahun 2014. Hal ini bisa dikatakan mustahil terwujud, apabila kinerja pemberantasan korupsi di negara ini masih mengikuti pola satu tahun terakhir ini.
Untuk itu, TI-Indonesia mendorong pemerintah untuk:
1. Memberdayakan secara maksimal fungsi institusi penegakan hukum KPK, kejaksaan, dan kepolisian.
2. Mendorong KPK dan institusi penegak hukum yang lain untuk mengusut kasus-kasus korupsi yang masih terkatung-katung.
3. Lebih serius dalam melakukan reformasi dalam hal birokrasi perijinan usaha dan pelayanan publik bagi masyarakat.
Stop Korupsi dan Suap di indonesia

sumber : http://www.ti.or.id/index.php/press-release/2010/10/26/stagnan-pemberantasan-korupsi-di-indonesia
Read Full 0 komentar

Korupsi di indonesia memperngaruhi Persepsi Bisnis

Masalah korupsi yang masih marak di Indonesia menjadi salah satu alasan rendahnya skor persepsi bisnis yang dilansir PERC berdasarkan survei itu. Di dalam survei Indonesia memperoleh skor 8,83 dalam hal korupsi di indonesia.Di atas peringkat Indonesia,di posisi 9,ditempati Filipina dengan skor 8,26.”Kedua negara mencetak skor rendah karena masalah korupsi dan kurangnya pelaksanaan atas peraturan-peraturan,” ungkap PERC kemarin.Malaysia dan Thailand masing-masing di peringkat 7 dan 8. PERC mengungkapkan,survei tersebut dilakukan terhadap 1.370 eksekutif di Asia.Survei ditujukan untuk mengetahui apa yang dirasakan para eksekutif dengan lingkungan peraturan di negara atau kota tempat mereka bekerja. STOP KORUPSI DAN SUAP DI INDONESIA

Selain itu, untuk mengetahui sejauh mana hal itu memengaruhi bisnis mereka. PERC menilai, dengan status perekonomian terbesar,indeks persepsi bisnis China dan India—berdasarkan survei politik dan ekonomi dari para pebisnis asing—sangat buruk.Pasalnya, untuk mendapatkan visa saja sangat sulit.”Peraturan berlebihan”di dua negara itu seperti disurvei PERC sangat kontras dengan Hong Kong dan Singapura yang sistem peraturan keuangannya lebih efisien. Dalam sistem penilaian survei ini, angka 10 merupakan skor terburuk. India berada di posisi terendah, ke-12 dengan skor 9,16; sedangkan China di urutan ke-11 dengan skor 9,04.”India adalah salah satu negara yang peraturannya terlalu berlebihan di dunia, bahkan untuk mendapatkan visa turis,” papar PERC.Secara umum terkait dengan peraturan yang kompleks, tak transparan, serta prosedur yang berat. PERC juga mengkritik peraturan diChina.

DiNegeriPandabanyak alasan juga, sama seperti India. Terutama pendapat dari kalangan eksekutif yang menafsirkan bahwa peraturan merupakan sumber utama dari kekuatan birokrat. Hong Kong dianggap memiliki lingkungan peraturan yang paling sederhana dan transparan di Asia, serta Singapura sebagai pusat keuangan global. Tak hanya itu,konsumen dapat menggunakan teknologi yang sama untuk mendapatkan informasi. Dalam laporan ini, indeks persepsi bisnis Hong Kong hanya 0,98 dan Singapura 1,08.

Kedua negara ini dinilai benar-benar ingin menghilangkan dokumen yang tidak perlu. Jepang dan Korea Selatan dinilai sebagai yang terbaik berikutnya.Stop korupsi dan suap di indonesia.

sumber : http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/378067/
Read Full 0 komentar

Lagu Andai Aku Gayus Tambunan

Sabtu, 22 Januari 2011
Satu lagi yang melompat pada video YouTube. 'Andai Aku Jadi Gayus Tambunan' diciptakan dan dinyanyikan oleh Bona Paputungan, seorang mantan narapidana kasus 'kekerasan domestik' adalah di penjara sejak 11 Maret 2010 dan bebas pada tanggal 5 Januari 2011.
Video Andai Aku Jadi Gayus untuk durasi 4 menit 47 detik itu penuh sindiran yang terkait dengan korupsi kehebohan Gayus Halomoan Tambunan, mampu memainkan sistem hukum di Indonesia. Dalam klip video Andai Aku Jadi Gayus Tambunan menceritakan tentang kehidupan di penjara, juga menirukan aksi Gayus yang membayar sipir untuk keluar, memakai kacamata dan wig.
Pengalaman di penjara yang tercermin melalui lirik lagu Jika aku Gayus. Berbagai perilaku kekerasan di penjara ia menerima hukuman berkisar dari tongkat sipir sampai 'pengenalan' dari tahanan.
Sakit Resah, Bona harus dihadapi dengan fakta bahwa perlakuan yang berbeda jauh lebih manusiawi dikenakan terhadap tahanan yang tertangkap dalam kasus korupsi.
Tidak dapat berbuat banyak pada keadaan, Bona menuangkan semua keluhan dalam ayat-ayat lagu. Sebanyak 10 lagu, termasuk lagu 'Andai Aku Jadi Gayus Tambunan' dibuat dalam satu minggu dan empat hari.

Read Full 0 komentar

7 CARA BERANTAS KORUPSI DI INDONESIA

Minggu, 26 Desember 2010
Kalau dulu di sekolah enyak pengen gue jadi juara di kelas agar bisa bikin dia bangga, tapi ketika Indonesia mendapat juara alias rangking 3 di dunia dalam hal korupsi kita bukan malah bangga tapi malah jadi berita duka bagi kite. Aduh....sesak nafas gue, ambil nafas dulu ya. Hmmmmm Ahhhhhh..........
Ok lanjut , sudah berapa kali ganti presiden dan berkoar-koar pengen berantas korupsi tapi nyatanya ngga juga kunjung selesai. Rada mending seh SBY yang mulai ketat dalam hal ini. Tp bisa ngga korupsi benar-benar almarhum di Indonesia kita tercinta ini ? Wah gue rada pesimis, karena korupsi udah kayak mendarah daging, mulai dari tingkat terendah seperti lurah sampai tingkat atas terkena infeksi virus korupsi. Persis kayak flu burung yang epideminya cepat menyebar. Jadi kalau pakai cara yang itu- itu juga, ngga bakalan kelar. So gimana cara membasmi korupsi di Indonesia ini ?

Kalau gue pikir salah satunya cara adalah dengan memakai gaya yang agak ekstrim baru dapat meminimalkan korupsi di Indonesia ini. Nah disini ada cara ekstrim tersebut hasil pertapaan gue di kolong ranjang, mungkin agak konyol bagi loe tapi bisa juga masuk akal kaleeee. Terserah loe gimana nerimanya , bisa jadi satu solusi atau cuma sekedar pemikiran konyol orang sedeng kayak gue.

Gimana cara nya ?

1. Mulai dari kita sendiri sebagai rakyat Indonesia

Korupsi yang terjadi sekarang kayaknya di mulai dari kita-kita juga sebagai suhu nya . Kenapa ? Yah... karena kita ngga mau repot sehingga sering menyogok aparat baik tingkat rendah sampai tingkat tinggi. Contoh ketika ngurus KTP , karena males ke kelurahan dan pengen cepat, pasti loe cabut duit goban atau cepek agar KTP loe cepat kelarnya Tul ngga ? Trus saat ngurus perpanjangan pajak kendaraan agar cepat kelar juga cabut lagi ... cabut lagi.....kayak si Komo, di tilang aparat kepolisian loe cabuuuutttt lagi duit warna ijo biar ijo mata polisinya, dan untuk memenangkan proyek pemerintahan kasih pelicin buat pejabatnya biar tambah licin botaknya, ya ngga ? Contoh lainnya loe tambah aja sendiri capek gue nulisnya karena buaaaaanyaaaaak sekali . Nah dari uraian diatas berarti kitalah yang buat celah buat para pejabat berwenang itu untuk memulai korupsi berarti yang jadi gurunya atau SUHU bagi mereka adalah kite-kite juga. Berbahagialah orang yang ngga melakukan ini. So kalau pengen berantas korupsi mulailah dari diri kita . Biasakan ikuti jalur sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. Ini harus jadi komitmen kita semua sebagai rakyat peringkat 3 dunia agar korupsi cepat jd almarhum di Indonesia. Bisa ngga loe ? Harus konsekwen lho kalau ngga ntar lagi kita bisa jadi peringkat 2 di dunia. Stop Korupsi dan suap di indonesia

2. Pecat semua pejabat yang menjabat di negeri ini

Yah cara ini ekstrim tp kayaknya harus dilakukan. Kenapa ? Karena kita susah untuk mengetahui siapa yang terlibat korupsi siapa yang tidak. Sehingga setiap ada kasus korupsi yang terungkap selalu saja saling melindungi satu sama lain. Contoh ketika lurah melakukan korupsi dan selama melakukan itu ada setoran buat camatnya , maka ketika lurah itu di usut pssti camatnya ikut membacking karena takut kasusnya ikut terbongkar. Begitu juga ketika dirjen suatu departemen melakukan korupsi dan kasih setoran ke mentri , so mentri tadi pasti juga melindungi si dirjen dan mulai nyogok sana-sini ke BPK atau ke departemen hukum dan selanjutnya-selanjut. Wah pokoknya puyeng deh.
Jadi caranya adalah pecat aja semua dan kasih pesangon yang wajar sebagai tanda terima kasih. Angkat pejabat baru yang sebelumnya diperiksa dulu oleh badan independen pemberantas korupsi baru boleh menjabat suatu jabatan. Ingat pecatnya harus seluruh pejabat baik tingkat bawah sampai tingkat atas, pokoknya dari seluruh elemen pemerintahan, mau MPR,DPR,Mentri, Presiden, kakek gue, dll. Nanti setelah diperiksa dan ternyata bersih, bisa diangkat kembali. Bisa ngga Indonesia ? Karena kalau benar-benar mau berantas korupsi yah harus ada yang terkorbankan . Ngga ada perjuangan ngga memakan korban. Contoh untuk merdeka berapa banyak nyawa yang terkorbankan ? Jadi yah sama.... harus ada yang terkorbankan. Emangnya lagi hari raya kurban ya ??????

3. Pertegas Sangsi Hukum

Kalau semua pejabat sudah dipecat dan diganti dengan yang baru, tindakan selanjutnya adalah mempertegas sangsi hukum bagi yang melakukan korupsi. Jadi kalau terbukti melakukan korupsi kasih sangsi seperti terjun ke sumur sedalam 25 m ( mampus deh ), atau jilat aspal jalan sepanjang 25 km, atau maraton dari Sabang sampai Merauke , dll . He-he- he itu mah ilusi gue aja tapi maksudnya yah sangsi hukum yang tegas. Pikir sendiri deh sangsi tegasnya apa, kalau sangsi hukum yang tegas bagi gue yah... yang kayak gue uraikan di atas.

4. Bentuk Badan Independen Pemeriksa Korupsi

Trus langkah selanjutnya bentuk suatu badan independen yang khusus sebagai pengawas jalannya pemerintahan. Dan tingkatnya harus sejajar dengan MPR dan bertanggung jawab pada rakyat. Mau hantu belang, gundoruwo, jin botol, dll semuanya bisa mereka periksa.

5. Kasih kurikulum tambahan di sekolah

Cara kelima adalah kasih kurikulum tambahan tentang korupsi di sekolah mulai dari kelas 1 SD . Kenapa ? Karena merekalah penerus bangsa jadi dari kecil harus kita tanamkan bahwa korupsi itulah adalah virus yang mematikan seperti HIV. Sama dengan agama yang kita tanamkan dari bayi kepada anak maka korupsi pun harus ditanamkan juga dari kecil. Ngerti apa ngga mereka yang jelas tanamkan terus dalam jiwa mereka bahwa korupsi itu jahat dan kejam . Hati -hati tanamnya jangan lupa kasih pupuk.

6. Masyrakat ikut mengontrol jalannya roda pemerintahan

Berikan rakyat sebuah akses on line ke Badan Independen tadi agar rakyat dapat melaporkan setiap kecurangan atau tindakan-tindakan korupsi di sekitar mereka.
Dan ingat syarat yang pertama tadi juga harus dilakukan secara konsekwen. Kalau ngga yah ancur lagi deh.

7. Loe isi sendiri

Wah kelar juga akhirnya gue tuangkan uneq-uneq gue. Pusing kepala gue jadinya.
Sebenarnya gue malas terlalu banyak mikir, tp ini juga merupakan tanggung jawab gue sebagi rakyat Indonesia jd mau ngga mau terpaksa gue ikut mikir. Mungkin seteleh loe baca abies, loe bisa bilang gue gila, tp ngga da salahnya di coba toh. Atau loe ada pemikiran lain ngga ? Kalau ada yok kita sharing sama-sama disini.

Ok mata gue udah 5 watt dari tadi udah ngantuk dan mungkin tulisan gue makin kebawah makin ngawur , jd harap maklum , karena yang nulis orang ngantuk. Gue bobo dulu ahhhhh besok gue pikir lagi. Jangan lupa kasih ide lain yang bermanfaat bagi Indonesia. Meeerrrrrrdddddeeeeeekkkkkkkkkaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa . Huahhhhhh bluuk.Busyet jatuh gue.
 Stop Korupsi dan suap di indonesia
di kutip : gokil-abiezzz.blogspot.com
Read Full 0 komentar

Stop Korupsi Dan Suap di Indonesia

Senin, 13 Desember 2010
stop korupsi dan suap di indonesia kata kata korupsi saat ini semakin merajalela di kalangan
masyarakat kalangan bawah,mahasiswa dan orang - orang yang anti dengan korupsi secara di indonesia paling banyak korupsi di anggota-anggota pemerintahan sendiri kalangan bawah yang menjadi
korban akan korupsinya.


Tidak lama di bulan kemarin banyak di bahas di media cetak,televisi internet seorang koruptor besar / pelaku korupsi seperti Gayus Tambunan yang bisa bepergian kemana-kemana yang pada saat itu posisinya sebagai tahanan.dari situ lah masyarakat dan mahasiswa sering melakukan berbagai demo akan hal ini. dengan kata lain dan yang di inginkan para mahasiswa dan masyarakat ke pihak pemerintah indonesia akan hal korupsi dan suap di indonesia bisa di brantas secara keseluruhan??kata-kata itu bisa di jadikan sebagai
pertanyaan STOP KORUPSI DAN SUAP DI INDONESIA.

STOP KORUPSI DAN SUAP DI INDONESIA

apakah mungkin pemerintah dapat membrantas semua koruptor dan suap di indonesia?????apakah mungkin itu terjadi???saya rasa itu tidak mungkin akan terjadi karena dari pemerintahan mulai dari desa,kecamatan,kabupaten,kotamadya, dan sampai tingkat atas DPR pun mungkin melakukan hal itu.


sebuah kalimat antik yang di buat sebuah kontes seo oleh pemilik seo.nodofollow.com dengan judul STOP KORUPSI DAN SUAP DI INDONESIA saya melihat pemilik blog seo.nodofollow.com sangat-sangat antusias mengingkan para koruptor dan pelaku-pelaku suap di indonesia ini di brantas dan di hukum sebagaimana mestinya,dan saya sendiripun sangat-sangat setuju dengan kalimat ini.

coba anda fikirkan jika negara kita indonesia memiliki anggota-anggota koruptor dan suap????pasti bisa di istilahkan juga seperti ini : yang kaya makin kaya yang miskin makin miskin dan menderita di atas kebahagian sang koruptor!!!!!!!!!

saya pernah berfikir gimana kelak anak cucu kita ketika sang koruptor dan pelaku suap masih bergentanyangan di indonesia???kita sebagai rakyat kecil dan lemah di mata sang koruptor kita akan di
injak-injak tapi di mata kita sang koruptorlah yang lebih rendah dari kita.

sebentar untuk para pembaca di blog saya ini kita belum tau mengungkapkan dampak-dampak besar yang terjadi bila korupsi bergentanyangan di indonesia,ada beberapa yang saya ketahui dampak-dampak akibat korupsi yaitu :

1.Negara memiliki banyak hutang.
2.Menimbulkan banyak penganguran
3.Membuat rakyat semakin sengsara.
4.Merusak moral bangsa
dll

jika para pembaca mengetahui dampak-dampaknya silahkan untuk menambahkannya di komentar.

Read Full 3 komentar
 

©  Copyright by Blog Fendi Ta | Template by Blogger Templates | Stop Korupsi Dan Suap di Indonesia | Komodo Island as the NEW 7 Wonders of the World