Rombongan timnas memulai latihan sekitar pukul 08.00 WIB. Sebelum latihan tampak pelatih timnas Alfred Riedl memberikan semacam instruksi kepada anak asuhnya. Selama latihan, Riedl terus mengasah kemampuan taktis pemainnya dengan memberikan porsi latihan yang terfokus pada organisasi permainan dengan umpan pendek dan umpan lambung yang disertai tendangan langsung.
Tidak terlihat latihan tendangan 12 pas yang diberikan Riedl. Itu berarti Riedl optimis, Indonesia bisa meraih kemenangan meski harus mengejar defisit tiga gol. Latihan selesai pukul 10.00 WIB. Total dua jam timnas melatih diri. Setelah latihan rombongan timnas segera meninggalkan lokasi latihan guna menuju hotel Sultan, tempat rombongan timnas menginap.
Masyarakat yang kebetulan sengaja datang berteriak menyatakan dukungan terhadap timnas ketika bis yang membawa rombongan timnas berangsur-angsur meninggalkan lokasi latihan.
sumber : id.news.yahoo.com
Tampilkan postingan dengan label Sepak Bola. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sepak Bola. Tampilkan semua postingan
Kata LPI Surat dari FIFA Palsu
Jumat, 14 Januari 2011Surat dari Badan Sepakbola Dunia (FIFA) yang ditujukan kepada PSSI, membasah tentang keberadaan kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI), ternyata tidak membuat gentar kubu LPI. Malah, LPI mempertanyakan keabsahan surat dari FIFA tersebut.
Seperti diketahui, PSSI baru saja mengumumkan bahwa pihaknya sudah menerima surat dari FIFA, yang isinya mengizinkan penjatuhan sanksi kepada Liga Primer Indonesia, termasuk seluruh klub, ofisial dan para pemain.
Surat itu ditunjukan PSSI kepada wartawan, Kamis (13/1/2011). Tapi, wartawan tidak dipekenankan melihat secara langsung atau memperbanyak dengan mengcopy surat dari otoritas sepakbola tertinggi di dunia tersebut.
Juru bicara LPI Abi Hasantoso menegaskan pihaknya sama sekali tidak gentar dengan pernyataan PSSI tersebut. Malah, Abi meragukan keaslian surat itu karena banyak kejanggalan dalam lembaran tersebut. Kabarnya, surat itu ditandatangani langsung oleh Sekjen FIFA, Jerome Valcke.
"Keabsahan surat itu sangat perlu dipertanyakan. Tidak mungkin FIFA dengan cepat merespons surat PSSI, yang mungkin tidak terlalu penting buat FIFA. Selain itu, kita semua sudah tahu dalam sebuah administrasi, tidak mungkin hanya dua lembar dan tidak ada tanda FIFA di dalamnya.
“Bila memang akan ada sanksi yang dijatuhkan FIFA kepada kami, tentu kami akan dipanggil pihak FIFA dan ada pembicaraan. Tidak serta-merta langsung diwakilkan oleh PSSI untuk memberikan hukuman,” lanjut Abi lagi.
Namun, kendati pihak LPI sudah meragukan keabsahan surat tersebut, Abi menyatakan tidak akan menjadikan permasalahan ini sebagai senjata untuk memukul balik PSSI, atas dugaan pemalsuan surat.
“PSSI sudah banyak melakukan hal yang teralu bodoh. Biarah masyarakat yang menilai bagaimana PSSI bertindak. Kami hanya ingin kompetisi ini berjalan dan bisa memajukan sepakbola Indonesia yang sudah lama tertidur
sumber : bola.okezone.com
PSPS kecurian poin di kandang sendiri
Rabu, 12 Januari 2011Kendati konsentrasi dikacaukan hengkangnya Pierre Njanka, Arema FC masih bias membawa pulang satu poin dari Sport Center Kuantan Singingi, Kuansing, Pekanbaru. Tim berjuluk Singo Edan Manahan tuan rumah PSPS Pekanbaru 1-1 (1-1).
Di pertandingan yang berjalan relatif berimbang, tuan rumah unggul terlebih dahulu melalui April Hadi di menit 23. Sedangkan Arema FC yang tampil penuh semangat, seakan tak terganggu kepergian Njanka, menyamakan skor via tendangan bebas Esteban Guillen menit 37.
“Pertandingan yang tidak mudah. Kami sejak semula tahu sulit mengalahkan PSPS karena mereka selalu bersemangat di kandang. Sebenarnya kita ingin mencetak kemenangan karena sebelumnya dikalahkan Persija. Tapi inilah hasil maksimal kami,” ujar Manager-Coach Arema FC Miroslav Janu.
Miro enggan mengomentari kualitas timnya setelah tidak diperkuat kapten tim Pierre Njanka. Ia ingin publik menilai sendiri bagaimana permainan Roman Chmelo dkk di lapangan. Yang pasti, dirinya tidak tertarik mengulas kasus Njanka terlalu dalam.
Di pertandingan tersebut, Arema sebenarnya memperoleh banyak peluang lewat Roman Chmelo, Noh Alam Shah, maupun TA Musafri. Sayang kurang tenangnya penyelesaian membuat Singo Edan harus puas hanya memasukkan satu gol ke gawang PSPS yang dikawal Dede Sulaiman.
PSPS juga tak mau ditekan begitu saja. Tim berjuluk Asykar Betuah juga menerapkan pola ofensif dan beberapa kali merepotkan pertahanan Arema yang dikomando Leonard Tupamahu. Namun tidak satu pun peluang yang berhasil menemui gawang.
Satu poin sebenarnya tidak begitu bagus untuk tim berstatus juara bertahan. Pasalnya, persaingan di papan semakin keras dan pertandingan kontra PSPS seharusnya berujung kemenangan melihat perbedaan kualitas. Namun mengingat kondisi klub yang masih belum menentu, Miroslav Janu nampaknya masih memaklumi hasil ini.
sumber : bola.okezone.com
Solo FC Hanya Mengutamakan Kompetisi
Jumat, 07 Januari 2011
mempermasalahkan hasil akhir saat menghadapi Persema Malang di laga pembuka Liga Primer Indonesia. Keberhasilan penyelenggaraan Liga Primer Indonesia dinilai sebagai hal yang lebih penting.
Solo FC akan kedatangan Persema Malang di laga perdana LPI di Stadion Manahan, Sabtu (8/1/2011) sore WIB. Kemenangan tak diharapkan tim tuan rumah karena lawan memiliki kekuatan jauh di atasnya.
Solo FC baru terbentuk kurang lebih tiga minggu menjelang LPI digelar. Dengan kondisi demikian, tim yang dibesut oleh Branko Babic ini tak memiliki pemain maupun persiapan yang sematang Persema yang jauh lebih siap.
"Kalau dibandingkan Solo FC dengan Persema mereka jauh lebih hebat, lebih kuat dan lebih lengkap," sahut Kesit Handoyo, CEO Solo FC dalam konferensi pers di Hotel Novotel, Solo.
"Solo FC ini tim baru tiga minggu disiapkan jadi akan sangat beda dengan tim yang sudah dipersiapkan selama bertahun-tahun.
Solo FC tak memikirkan hasil akhir pertandingan ini. Keberhasilan penyelenggaraan Liga Primer Indonesia dinilai hal yang lebih penting.
"Tapi buat kami ini tidak penting. Ya artinya bahwa kita menganggap yang paling penting adalah Liga Primer Indonesia besok bisa terselenggara dan ini akan menjadi momentum buat kita menuju sebuah perubahan sepakbola yang lebih profesional.
sumber : www.detiksport.com
Solo FC akan kedatangan Persema Malang di laga perdana LPI di Stadion Manahan, Sabtu (8/1/2011) sore WIB. Kemenangan tak diharapkan tim tuan rumah karena lawan memiliki kekuatan jauh di atasnya.
Solo FC baru terbentuk kurang lebih tiga minggu menjelang LPI digelar. Dengan kondisi demikian, tim yang dibesut oleh Branko Babic ini tak memiliki pemain maupun persiapan yang sematang Persema yang jauh lebih siap.
"Kalau dibandingkan Solo FC dengan Persema mereka jauh lebih hebat, lebih kuat dan lebih lengkap," sahut Kesit Handoyo, CEO Solo FC dalam konferensi pers di Hotel Novotel, Solo.
"Solo FC ini tim baru tiga minggu disiapkan jadi akan sangat beda dengan tim yang sudah dipersiapkan selama bertahun-tahun.
Solo FC tak memikirkan hasil akhir pertandingan ini. Keberhasilan penyelenggaraan Liga Primer Indonesia dinilai hal yang lebih penting.
"Tapi buat kami ini tidak penting. Ya artinya bahwa kita menganggap yang paling penting adalah Liga Primer Indonesia besok bisa terselenggara dan ini akan menjadi momentum buat kita menuju sebuah perubahan sepakbola yang lebih profesional.
sumber : www.detiksport.com
800 Personel Keamanan Dikerah untuk Pengamanan Pembukaan LPI
Sebanyak 800 personel keamanan akan diturunkan untuk laga perdana Liga Primer Indonesia antara Ksatria XI Solo FC vs Persema Malang. Jumlah tersebut akan ditambah dengan back up dari kota sekitar Solo.
Demikian diungkapkan jurubicara LPI, Abi Hasantoso dalam konferensi pers jelang pembukaan LPI di Stadion Manahan Solo.
"Polda Surakarta akan turunkan 800 personel keamanan, plus back up dari kota-kota sekitar Solo. Keamanan jadi paling utama," sahut Hasantoso.
Untuk laga antara Ksatria XI Solo kontra Persema Malang tersebut pihak panitia menyiapkan 19.500 tiket. Rinciannya 8 ribu tiket untuk penonton di tribun utara dan selatan atau di belakang gawang seharga Rp 15 ribu; 8 ribu tiket di tribun timur seharga Rp 20 ribu; 2 ribu tiket untuk tribun VIP sayap seharga Rp 30 ribu; dan 1.500 tiket untuk tempat duduk di tribun VIP tengah seharga Rp 50 ribu.
Dari 19.500 tiket yang disebar tersebut, 200 di antaranya diperuntukkan buat para undangan. Namun hingga kini pihak panitia belum mendapat kabar dari Kantor Menteri Pemuda dan Olahraga apakah akan menghadiri acara tersebut.
sumber : www.detiksport.com
Demikian diungkapkan jurubicara LPI, Abi Hasantoso dalam konferensi pers jelang pembukaan LPI di Stadion Manahan Solo.
"Polda Surakarta akan turunkan 800 personel keamanan, plus back up dari kota-kota sekitar Solo. Keamanan jadi paling utama," sahut Hasantoso.
Untuk laga antara Ksatria XI Solo kontra Persema Malang tersebut pihak panitia menyiapkan 19.500 tiket. Rinciannya 8 ribu tiket untuk penonton di tribun utara dan selatan atau di belakang gawang seharga Rp 15 ribu; 8 ribu tiket di tribun timur seharga Rp 20 ribu; 2 ribu tiket untuk tribun VIP sayap seharga Rp 30 ribu; dan 1.500 tiket untuk tempat duduk di tribun VIP tengah seharga Rp 50 ribu.
Dari 19.500 tiket yang disebar tersebut, 200 di antaranya diperuntukkan buat para undangan. Namun hingga kini pihak panitia belum mendapat kabar dari Kantor Menteri Pemuda dan Olahraga apakah akan menghadiri acara tersebut.
sumber : www.detiksport.com
Firman Utina Mendapat Gelar
Rabu, 29 Desember 2010
Timnas Indonesia mendapat hadiah hiburan meski kalah dari Malaysia di final Piala AFF 2010. Wakil kapten sekaligus motor serangan 'Merah Putih', Firman Utina, terpilih sebagai pemain terbaik turnamen.
Kemenangan 2-1 atas Malaysia di leg 2 final Piala AFF tetap tak mampu mengantarkan Indonesia menjadi kampiun. Pasukan Alfred Riedl kalah agregat 2-4 dan harus puas dengan predikat runner up.
Kekecewaan jelas dirasakan oleh Firman Utina dkk dan seluruh bangsa Indonesia. Tapi kita harus tetap berbangga hati setelah Firman terpilih sebagai Most Valuable Player (MVP) alias pemain terbaik turnamen.
Firman menjadi pemain Indonesia pertama yang meraih penghargaan pemain terbaik. Atas penghargaan yang diperolehnya, gelandang Sriwijaya FC ini berhak atas hadiah uang US$ 10.000 (sekitar Rp 89,92 juta).
Firman memang tampil luar biasa di sepanjang turnamen. Bersama Ahmad Bustomi, pemain 29 tahun ini jadi motor serangan tim 'Merah Putih'. Eks pemain Arema, Pelita Jaya, dan Persija ini juga mencetak dua gol saat Indonesia menang 6-0 atas Laos di babak penyisihan grup.
Sayangnya, performa apik Firman jadi tak sempurna karena Indonesia gagal juara Piala AFF. Kegagalannya mengeksekusi penalti di laga final leg 2 juga menodai penampilan hebatnya di turnamen kali ini.
Daftar pemain terbaik Piala AFF:
1996: Zainal Abidin Hassan (Malaysia)
1998: -
2000: Kiatisuk Senamuang (Thailand)
2002: Therdsak Chaiman (Thailand)
2004: Lionel Lewis (Singapura)
2007: Noh Alam Shah (Singapura)
2008: Duong Hong Son (Vietnam)
2010: Firman Utina (Indonesia)
sumber : detiksport.com
Kemenangan 2-1 atas Malaysia di leg 2 final Piala AFF tetap tak mampu mengantarkan Indonesia menjadi kampiun. Pasukan Alfred Riedl kalah agregat 2-4 dan harus puas dengan predikat runner up.
Kekecewaan jelas dirasakan oleh Firman Utina dkk dan seluruh bangsa Indonesia. Tapi kita harus tetap berbangga hati setelah Firman terpilih sebagai Most Valuable Player (MVP) alias pemain terbaik turnamen.
Firman menjadi pemain Indonesia pertama yang meraih penghargaan pemain terbaik. Atas penghargaan yang diperolehnya, gelandang Sriwijaya FC ini berhak atas hadiah uang US$ 10.000 (sekitar Rp 89,92 juta).
Firman memang tampil luar biasa di sepanjang turnamen. Bersama Ahmad Bustomi, pemain 29 tahun ini jadi motor serangan tim 'Merah Putih'. Eks pemain Arema, Pelita Jaya, dan Persija ini juga mencetak dua gol saat Indonesia menang 6-0 atas Laos di babak penyisihan grup.
Sayangnya, performa apik Firman jadi tak sempurna karena Indonesia gagal juara Piala AFF. Kegagalannya mengeksekusi penalti di laga final leg 2 juga menodai penampilan hebatnya di turnamen kali ini.
Daftar pemain terbaik Piala AFF:
1996: Zainal Abidin Hassan (Malaysia)
1998: -
2000: Kiatisuk Senamuang (Thailand)
2002: Therdsak Chaiman (Thailand)
2004: Lionel Lewis (Singapura)
2007: Noh Alam Shah (Singapura)
2008: Duong Hong Son (Vietnam)
2010: Firman Utina (Indonesia)
sumber : detiksport.com
malaysia curang!!!!!!!!!!!!!
Kekalahan Indonesia dari tuan rumah Malaysia masih dipermasalahkan Ketua Umum PSSI Nurdin Halid. Dia mengatakan kecurangan sudah terlihat sejak awal.
Hal ini diungkapkan Nurdin ketika memantau latihan Tim Garuda di Lapangan C, Senayan, Jakarta, Senin (27/12/2010). ''Indikasi kecurangan sudah ada sejak awal. Dari pertama datang kami dibuat menunggu cukup lama,” ujar Nurdin.
Bukan hanya itu, Nurdin juga mengatakan Malaysia juga menaburkan serbuk di lapangan, saat menjamu Indonesia dalam babak final leg pertama AFF Cup 2010 di Stadion Bukit Jalil, Minggu kemarin.
''Mereka menaburkan sesuatu di gawang, semacam serbuk. Saya sudah bicara kepada Widodo dan tim dokter, serbuk itu diduga membuat pemain merasa gatal-gatal, bahkan tubuh markus horison sampai bengkak-bengkak,'' jelas Nurdin.
''Puncaknya pada saat pertandingan. Mereka menggunakan sinar laser untuk menggangu konsentrasi pemain. Terlebih lagi ketika pertandingan di hentikan ada petasan yang di lempar ke lapangan dan hampir mengenai Okto.,” tandasnya.
Menurut Nurdin, PSSI sudah melakukan protes kepada AFF mengenai perlakuan Malaysia ini. ''Kami sudah mengajukan protes baik secara langsung maupun tertulis,” tegas pria yang akrab disapa NH itu.
“Besok juga akan dilakukan pertemuan dengan council dan kita sudah mengagendakan persoalan itu. Mungkin tidak mempengaruhi hasil pertandingan, namun paling tidak bisa jadi peringatan keras untuk Malaysia,” tandasnya.
sumber : bola.okezone.com
sehari sebelum final Timnas tak latihan pinalti
fendi-ta:Sehari menjelang laga kedua final Piala AFF 2010, timnas Indonesia kembali melakukan latihan rutin yang berlangsung di Lapangan ABC, Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa Pagi.
malaysia mencetak gol peluang indonesia habis
Selasa, 28 Desember 2010Kapten timnas Malaysia Safiq Rahim sangat percaya diri timnya mampu menahan Indonesia pada leg kedua final AFF Suzuki Cup 2010, Rabu (29/12/2010). Meski begitu, dia enggan menyebut timnya bakal tampil bertahan.
Menurut Safiq, timnya bakal tetap tampil dengan gaya permainan khas Malaysia, yakni melakukan counter-attack cepat. Gelandang tim Selangor FA ini juga meyakini, peluang Indonesia untuk mengejar defisit dan merebut gelar juara bakal musnah apabila timnya mampu mencuri satu gol. Jika Malaysia mampu mencetak gol, maka Indonesia minimal harus bisa (mengulang hasil di penyisihan grup) mencetak lima gol untuk menang.
“Kami tidak akan bermain bertahan sepanjang pertandingan. Kami akan berusaha mencetak gol tandang yang pastinya bakal memberatkan tugas mereka,” tutur Safiq sebagaimana dikutip Utusan Online, Rabu (29/12/2010).
“Namun, seandainya gawang kami yang bobol lebih dulu, saya akan memotivasi para rekan setim untuk tidak kehilangan fokus dan motivasi. Kami akan berusaha sekuat tenaga untuk mempertahankan modal yang kami punya,” lanjutnya.
Dalam kesempatan ini, Safiq juga memendam ambisi besar untuk memimpin rekan-rekannya untuk mencetak sejarah dengan merebut gelar juara AFF untuk kali pertama. Lebih spesial, selebrasi dilakukan dikandang lawan, yang notabene sempat mempermalukan skuad Harimau Malaya di babak penyisihan grup (kalah 1-5).
“Bayangan mengangkat trofi AFF semakin berkobar dalam diri kami. Saya sendiri juga sangat berambisi untuk merealisasikannya,” ungkap gelandang 23 tahun tersebut.
“Tetapi, masih ada 90 menit yang harus kami jalani. Saya berharap, semua pemain yang bermain nanti, tampil fokus sepanjang pertandingan dan kuat mental menghadapi tekanan dari pendukung Indonesia,” tutupnya.
sumber : bola.okezone.com
Sinar laser malaysia meniru dari indonesia??
Sebuah video sinar laser beredar di YouTube. Dalam video tersebut diungkap pemicu penggunaan laser pertama kali di ajang AFF Cup 2010.
video yang diunggah oleh pengguna YouTube, yang menggunakan nama akun AFFSuzukiCup ini, memperlihatkan video berdurasi 4 menit 54 detik saat pertemuan pertama kali Tim Nasional Indonesia melawan Malaysia, yang memperebutkan juara grup A AFF Suzuki Cup 2010. Video tersebut bisa dilihat di sini.
video yang diunggah oleh pengguna YouTube, yang menggunakan nama akun AFFSuzukiCup ini, memperlihatkan video berdurasi 4 menit 54 detik saat pertemuan pertama kali Tim Nasional Indonesia melawan Malaysia, yang memperebutkan juara grup A AFF Suzuki Cup 2010. Video tersebut bisa dilihat di sini.
Pada menit ke-4 dalam video tersebut, setelah Irfan Bachdim mencetak gol ke gawang Malaysia, terlihat beberapa kali sorotan laser dengan cahaya hijau hinggap di wajah kiper Timnas Malaysia, Ramli Mohammad Sharbinee.
Di luar pendapat miring dan negatif serta caci maki terhadap ulah penonton Malaysia yang menyorotkan sinar laser untuk mengganggu fokus kiper timnas Indonesia, saat laga final pertama, yang jelas video tersebut diposting langsung oleh pihak AFF. Pasalnya video tersebut juga bisa diakses melalui situs resmi AFF Cup di sini, dan diposting ke YouTube pada 1 Desember 2010 lalu.
Hingga saat ini video tersebut telah dilihat oleh hampir 200 ribu pengunjung YouTube. Komentar yang muncul terhadap video ini pun dianggap tidak patut untuk ditampilkan sehingga peng-upload memilih untuk memblokir fitur komen yang ada di bawah video.
Setidaknya video ini membuka mata kita soal siapa membalas perilaku siapa. Semoga hal seperti ini tidak berlanjut saat pertandingan laga kedua final AFF Cup 2010 di Gelora Bung Karno, Jakarta pada 29 Desember nanti.
sumber : http://bola.okezone.com/read/2010/12/27/51/407622/laser-suporter-malaysia-tiru-penonton-indonesia
Langganan:
Postingan (Atom)





