Sabtu, 22 Januari 2011

Gunung Bromo pada Sabtu 22 Januari 2011 meletus sebanyak 26 kali. Meski mengeluarkan material pijar namun hal itu belum membahayakan karena hanya jatuh di seputar kawah.

Namun abu vulkanik yang terus dikeluarkan membuat aktivitas warga setempat terganggu. Warga di lereng Gunung Bromo pun diimbau untuk senantiasa waspada dan menjaga kesehatan.

Dari hasil pantauan di pos pantau Cemoro Lawang, Probolinggo, Jawa Timur, aktivitas Gunung Bromo cenderung  meningkat. Yang sebelumnya tiap hari hanya terjadi 1 hingga 7 letusan pada Sabtu kemarin dari jam 24. 00 WIB- 18.00 WIB Gunung Bromo meletus sebanyak 26 kali.
Masing-masing letusan terjadi selama 10-15 detik dengan amplitudo maksimal 30 hingga 40 milimeter. Sementara material pijar yang dikeluarkan setinggi 200 meter dan jatuh di seputar kawah. Sedangkan pasir jatuh di kawasan Kaldera. “Dari pukul 24.00 WIB sampai 12.00 WIB tadi sebanyak 12 kali letusan,” ujar Safi’i, petugas pos pantau Gunung Bromo.

Selain mengeluarkan material vulkanik, Gunung Bromo juga menyemburkan asap putih kelabu setinggi 800 meter, cenderung  mengarah ke arah timur atau wilayah Kecamatan Sumber, Probolinggo.

Kendati aktivitasnya meningkat namun status Gunung Bromo masih pada level 3 atau siaga dan zona bahaya pada radius dua kilometer dari bibir kawah.
sumber : news.okezone.com

0 komentar:

Posting Komentar

 

©  Copyright by Blog Fendi Ta | Template by Blogger Templates | Stop Korupsi Dan Suap di Indonesia | Komodo Island as the NEW 7 Wonders of the World