backlink generator software

Selasa, 21 Desember 2010

peserta lulus cpns tanpa tes

Dua pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkup Pemerintah Provinsi Jambi diduga lulus tanpa mengikuti tes tertulis ketika melihat hasil tes cpns.

Sumber kesaksian yang meminta tidak disebutkan namanya mengatakan, Rabu (22/12), salah seorang peserta ujian jurusan dokter umum bernama Dr David Ramli, tidak mengikuti ujian pada waktu pelaksanaan tes tertulis pada 5 Desember 2010.

"Waktu itu, saya datang ke rumahnya untuk menghadiri resepsi pernikahan dokter itu di Mandalo Darat, Kabupaten Muaro Jambi, sekitar pukul 10.00 WIB. Bahkan ketika itu, saya menyaksikan dia berada di pelaminan. Kok bisa dia lulus CPNS," ujarnya.

Menurut dia, tidak mungkin seseorang yang sedang melangsungkan pesta pernikahan bisa mengikuti ujian tertulis. Sebab, ujian tertulis CPNS dilakukan secara serentak pada pukul 08.00 hingga 10.00 WIB lebih. Sementara, lokasi tes yang berada di Gor Kota Baru, selesai ujian hingga sekitar pukul 11.00 WIB. "Kalau pakai joki mungkin," katanya.

Dalam undangan, tercantum bahwa menantu salah satu petinggi DPRD Provinsi Jambi ini benar melakukan pernikahan pada hari tes tertulis tersebut. Bahkan dalam undangan disebutkan, acara dimulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Namun, anehnya ketika pengumuman CPNS, nama yang berinisial David Ramli ini lolos dengan memperoleh nilai 76,49 dengan posisi ranking empat.

Satu nama lainnya, yakni Cek Ana Masmita, juga diduga lulus tanpa mengikuti tes. Dia bahkan sebelumnya tidak lulus seleksi administrasi. Cek Ana Masmita lulus untuk formasi S-2 Magister Manajemen Ekonomika dan Bisnis dengan menduduki peringkat pertama dan perolehan nilai 67.20.

Salah satu sumber yang juga mengikuti ujian tersebut mengatakan pada waktu seleksi administrasi, peserta yang lolos hanya ada tiga nama. "Dari nama yang lulus administrasi, tidak ada nama Cek Ana Masmita. Bahkan saya tidak menemukan sosok Cek Ana Masmita pada waktu ujian," ujarnya.

Demikian juga, ketika dicek hasil seleksi administrasi yang dikirimkan BKD Provinsi Jambi pada sejumlah media melalui email, nama Cek Ana Masmita juga tidak ditemukan. Padahal, Kepala BKD Provinsi Jambi, Husnaini sendiri yang mengakui bahwa pengumuman yang dipasang di media cetak dan elektronik benar adanya.

Sementara, Kepala BKD Provinsi Jambi Husnaini, membantah sejumlah temuan tersebut. Menurut dia, untuk nama Cek Ana Masmita sudah dicek dan mengikuti ujian tertulis. "Waktu itu kita mengalami aplikasi error, jadi nama Cek Ana Masmita itu tidak keluar, dan ia komplain.

"Setelah kita proses Cek Ana Masmita lulus seleksi administrasi, dan mengikuti ujian. Kita belum tahu lokasi tesnya, kalau tidak di BKKBN atau di Dinas Keluatan dan Perikanan," ujarnya.

Lokasi itu memang disediakan bagi pelamar yang komplain dan bermasalah ketika seleksi administrasi. Namun yang bisa membuktikan tersebut hanyalah tanda tangan peserta ketika ujian. Sayangnya, tanda tangan tersebut tidak bisa dipublikasikan, karena tanda tangan tersebut dikirim langsung bersama berkas LJK ke pihak ITB. "Kita tidak punya arsipnya," kata Husnaini berkilah.

Untuk peserta David Ramli, Husnaini belum bisa memberikan jawaban. Ia mengaku baru mendengar laporan tersebut dan belum mengecek kebenarannya. "Nanti kita cek dulu, kita belum tahu apakah dia ujian atau tidak.

sumber : http://www.mediaindonesia.com/

0 komentar:

Posting Komentar

 

©  Copyright by Blog Fendi Ta | Template by Blogger Templates | Stop Korupsi Dan Suap di Indonesia | Komodo Island as the NEW 7 Wonders of the World